Liputan Media
Kegiatan
Peminjaman inkubator dan lampu fototerapi
Pak Pardi dan ibu Eros adalah keluarga petani sederhana yang tinggal di desa Sukamakmur, ibu Eros mengalami pendarahan yang hebat saat mengandung anak ke 3 padahal usia kandungannya belum masuk 8 bulan. Ibu Eros juga biasa membantu pengerjakan pekerjaan rumah sebuah klinik milik bidan desa …. beruntung ibu Eros punya majikan yang baik, jadi bu Eros ditempatkan di sebuah ruangan di klinik selama kandungannya bermasalah, dgn pertimbangan jika terjadi kondisi darurat lebih mudah penanganannya karena rumah mereka harus masuk lagi ke pelosok jika berjalan kaki memakan waktu 30 menit… tidak bisa dilalui kendaraan bermotor dan harus melewati sungai. Setelah melewati masa kritis akhirnya ibu Eros menjalani proses kelahiran secara caesar di rumah sakit dan pendarahan yang terjadi selama ini disebabkan oleh adanya kista, ibu Eros dan bayi mendapatkan perawatan beberapa hari sampai kondisi bayi stabil dan di perbolehkan pulang. Saat pulang berat badan bayi 1.700 gr dengan billirubin 13. Peminjaman inkubator dan lampu fototerapi kali ini difasilitasi oleh suster diruang perina RSUD Cileungsi, sedangkan transportasi di bantu oleh aparat desa Sukamakmur. Ibu Eros tidak dapat memberikan ASI kepada bayinya selama 6 bulan karena alasan kesehatan, menurut dokter yang menangani ibu Eros menderita penyakit yang kemungkinan bisa menular melalui ASI, oleh sebab itu kami juga memberikan bantuan 1 karton yg berisi 24 dus susu BBLR 200gr dari donatur. Terimakasih kepada para donatur dan rekan-rekan yang telah mendukung kegiatan sosial ini, kiranya Tuhan memberkati.https://youtu.be/QiyXm5ScXPQ Share on facebook Share on twitter Share on linkedin

Kursi Roda Untuk Putra Cijeruk
Putra (13 thn) adalah seorang anak ceria dan pandai, tetapi sakit panas yang dideritanya sejak bayi mengakibatkan kaki dan tangannya tidak berfungsi dengan baik
Kursi Roda Untuk Pak Sulyadi
Pak Sulyadi sering mengalami berbagai macam penyakit… diantaranya asam urat, biasanya beliau minum obat dari apotik tanpa konsultasi ke dokter, setelah kondisi membaik beliau beraktifitas seperti biasa… hal itu terus berulang sehingga menjadi pola hidup yang rutin, sampai suatu saat pak Sulyadi mengalami sakit kulit pada bagian kaki kiri seperti terbakar, kulitnya menggelembung dan berair, ruas-ruas jari kakinya mengalami pembengkakan dan menghitam, kepala pusing dan mual-mual, seluruh badan terasa lemah. Akhirnya pak Sulyadi harus dibawa ke rumah sakit dan menjalani pemeriksaan secara intensif oleh dokter, hasilnya ternyata pak Sulyadi mengalami berbagai macam penyakit : asam urat, diabetes dll, sampai akhirnya pak Sulyadi harus menjalani operasi. Setelah menjalani operasi pak Suladi harus menjalani masa pemulihan, sudah 2 bulan pasca operasi beliau belum bisa berjalan, kedua kakinya belum bisa di gunakan karena lemah, kesehariannya hanya berbaring di tempat tidur. Saat ini merupakan masa yg cukup berat bagi keluarga ini karena pencari nafkahnya terbaring sakit, padahal pengeluaran utk perawatan luka pak Sulyadi terus berjalan dan membutuhkan biaya yg cukup memberatkan. Istri pak Suladi menuturkan kisah ini dengan berurai air mata. Dengan bantuan kursi roda ini diharapkan dapat meringankan sedikit beban keluarga ini. Terimakasih kepada para donatur dan rekan-rekan yang telah mendukung giat sosial ini, kiranya Tuhan memberkati kita semua. https://youtu.be/wuKLe6vQnZU Share on facebook Share on twitter Share on linkedin
